Belajar dari Anak (2):menangis bahagia

Kanya (5) dipotret.
Tampaklah seorang anak perempuan, duduk di depan kue ulang tahun kelimanya. Matanya berkaca-kaca.
Kutanya, “Mengapa menangis, padahal kan sedang ulang tahun?”
Jawabnya, “Karena senang sekali.”
Surprise untukku. Mengidentifikasi perasaan kadang jadi hal yang sulit.
Anak kecil biasanya menangis karena marah, kecewa, sebab permintaannya nggak keturutan.
Nah, ternyata Kanya sudah bisa menyatakan kebahagiaannya dengan menangis.

One Response to “Belajar dari Anak (2):menangis bahagia”

  1. Imelda Says:

    wah…kanya ulang tahun? kapan BU?! Titip happy Belated B’day dari tante Imel.
    dan jangan lupa, farewell party…

Leave a Reply